Ia menegaskan agar jajaran pimpinan tidak sekadar duduk manis di balik meja kantor. Manajemen diinstruksikan untuk turun langsung menjemput bola ke tengah masyarakat, guna memberikan edukasi masif tentang urgensi sanitasi dan bahaya pencemaran lingkungan.
Merespons instruksi tegas tersebut, Endani Kastien menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi langkah konkret di lapangan.
Ia menyoroti tingginya idle capacity atau kapasitas menganggur yang saat ini menyentuh angka 80,57 persen sebagai peluang yang harus segera digarap optimal.
Endani berkomitmen untuk menggenjot potensi tersebut lewat pendekatan sosialisasi langsung demi mendongkrak kesadaran masyarakat.
Selain itu, Perumda PALD kini memutar otak untuk memperluas jangkauan layanan demi menyehatkan kembali arus kas perusahaan.
Tidak hanya bergantung pada pelanggan rumah tangga, layanan pengelolaan limbah ini sudah merambah fasilitas kesehatan berskala menengah seperti poliklinik dan apotek. Ke depan, perusahaan dipastikan akan lebih agresif dalam membidik sektor-sektor industri berskala besar yang potensial.[dit]











