-Komputer AIO sebesar Rp84.905.600.000 untuk 5.408 unit
-Komputer AIO untuk Sarana Lab sebesar Rp4.898.400.000 untuk 312 unit
-Komputer AIO untuk Sarana Ketatausahaan sebesar Rp19.593.600.000 untuk 1.248 unit
-Komputer AIO untuk Sarana Perpustakaan sebesar Rp3.265.600.000 untuk 208 unit
Total belanja pengadaan tersebut dinilai sangat besar dan perlu diawasi secara ketat agar tidak menjadi celah penyimpangan anggaran.
CBA menilai transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang pemerintah harus menjadi prioritas, terutama di tengah upaya efisiensi anggaran negara.
“Jangan sampai anggaran sosial yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat justru bocor dalam proyek pengadaan barang,” tutup Uchok.
