FAKTANASIONAL.NET – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, baru saja menyelesaikan maraton diplomatik yang luar biasa dan sangat efisien.
Hanya dalam kurun waktu 48 jam, Araghchi melakukan kunjungan kilat mulai dari Pakistan, Oman, kembali ke Pakistan, hingga akhirnya mendarat di Rusia.
Di Moskow, sambutan yang diterima sangat istimewa dan bersifat sangat strategis. Araghchi disambut langsung oleh Presiden Vladimir Putin beserta jajaran pejabat tinggi utama Kremlin lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Putin memberikan pesan yang sangat tegas: Rusia siap membantu Iran dan berkomitmen mengamankan kepentingan negara tersebut di tengah kecamuk perang yang sedang berlangsung, Dikutip Redaksi dari FB Tengku Zulkifli Usman pada 30 April 2026.
Langkah diplomatik ini segera diikuti dengan pengiriman proposal resmi terbaru dari Teheran kepada Amerika Serikat. Iran menawarkan syarat-syarat penghentian perang yang sangat spesifik, namun tetap menjaga kedaulatan nasionalnya dengan tidak menyertakan isu nuklir dalam negosiasi apa pun.











