Ia juga masih sempat mengevakuasi beberapa dokumen krusial seperti BPKB dan kunci cadangan kendaraan setelah api berhasil dijinakkan oleh petugas Damkar yang datang tepat waktu.
Di tengah puing-puing sisa kebakaran, sebuah fenomena yang membuat merinding ditemukan di area belakang rumah. Anisa mengungkapkan bahwa terdapat satu ruangan yang sama sekali tidak tersentuh lidah api, padahal area sekitarnya hangus total.
Ruangan tersebut merupakan tempat penyimpanan sekitar 3.500 unit Al-Qur’an. Tak hanya kitab suci, beberapa helai pakaian di ruangan itu pun ditemukan dalam kondisi yang masih layak pakai.
Kejadian ini sontak membuat Anisa dan keluarga merasa sangat takjub akan kekuasaan Tuhan. Ia merasa seolah-olah ribuan mushaf tersebut menjadi pelindung bagi ruangan itu dari panasnya api. “Allah Maha Baik, merinding banget. Allahu Akbar,” tulisnya dengan penuh syukur.
Meski harus menghadapi kerugian material yang tidak sedikit, Anisa memilih fokus pada keselamatan jiwa dan keajaiban yang menyertai musibah tersebut.[dit]











