FAKTANASIONAL.NET – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Komisi X DPR RI memberikan catatan positif terhadap arah kebijakan pendidikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Meski demikian, pemerataan kualitas di daerah terpencil masih menjadi tantangan besar.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menilai pemerintah saat ini menunjukkan keseriusan dalam melakukan transformasi, terutama pada aspek fisik dan teknologi.
“Terkait penilaian saya terhadap kemajuan pendidikan di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, saya dapat menyatakan bahwa telah terjadi arah perubahan yang nyata, meskipun tantangannya masih sangat berat,” kata Lalu Hadrian Irfani kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Loncatan Renovasi Sekolah dan Digitalisasi
Salah satu kemajuan yang paling menonjol menurut Lalu Hadrian adalah revolusi infrastruktur.
Data menunjukkan peningkatan drastis pada jumlah sekolah yang direnovasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu Indonesia hanya mampu merenovasi sekitar 17.000 sekolah, pada tahun 2026 angka tersebut melonjak hingga 70.000 sekolah.
“Dan pemerintah menargetkan pada tahun 2028 seluruh sekolah di Indonesia akan selesai direnovasi,” ungkap Legislator dari Fraksi PKB tersebut.
Selain renovasi fisik, pemerintah juga dinilai gencar mendorong transformasi digital melalui pemasangan papan pintar (smart board) interaktif di ruang kelas, pemberian tunjangan bagi guru non-ASN, serta peluncuran program Sekolah Rakyat.











