“Gen Z memandang emansipasi sebagai hak untuk memilih jalur hidup secara autentik, baik itu menjadi pemimpin di industri teknologi, penggerak ekonomi kreatif, maupun menyuarakan isu-isu sosial melalui media sosial,” tutur Pramono.
Menurut Pramono, perspektif generasi muda tersebut dinilai menjadi modal penting guna mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global, yang setara bagi semua kalangan.
Hal ini juga selaras dengan tema “Perempuan Memilih” yang menyoroti kendali penuh generasi muda atas pendidikan, karier, dan peran sosial tanpa batasan stereotip usang.
Pramono ingin terus mengakomodasi cara berpikir generasi masa kini. Supaya, Jakarta tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Pramono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi Gen Z. Sehingga, dapat berinovasi tanpa batas maupun sekat.
