Penghuni kelak dapat langsung mengakses layanan kesehatan di puskesmas rawat inap, sarana ibadah masjid, pasar tradisional, hingga memutar roda ekonomi melalui area ritel UMKM.
Guna menjamin kenyamanan ekstra, lingkungan ini juga akan dilengkapi dengan taman terbuka hijau, arena olahraga, sistem pengolahan sampah (TPS3R), hingga pos pemadam kebakaran.
Menilik cetak biru yang ditawarkan, Wali Kota H. M. Yamin HR menyambut positif sekaligus memberikan sorotan khusus pada sektor edukasi masyarakat.
Ia menginstruksikan optimalisasi ketersediaan lahan potensial seluas lima hektare di lokasi untuk dimanfaatkan sebagai area pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, kehadiran institusi pendidikan terpadu tersebut sangat krusial sebagai episentrum pembelajaran guna mendongkrak kualitas sumber daya manusia setempat.
“Kita ingin kawasan ini bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi kawasan peradaban yang benar-benar hidup, mandiri, dan memiliki pusat pendidikan untuk masyarakat,” tegas Yamin. Transformasi kawasan ini diyakini akan menciptakan standar baru tata kota Banjarmasin.[dit]
