Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Wamendagri Ajak Pemda Asia Pasifik Bersinergi di Forum UCLG ASPAC

Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Wamendagri Ajak Pemda Asia Pasifik Bersinergi di Forum UCLG ASPAC/(Foto.ist)

Sultra sendiri, melalui Wakatobi, menjadi salah satu dari sepuluh kawasan wisata prioritas yang dipromosikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Wiyagus mengajak seluruh daerah di Asia Pasifik untuk mempercepat implementasi prinsip circular economy. Hal ini bertujuan agar pembangunan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menjamin kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar destinasi wisata.

Sebagai bentuk nyata dari visi tersebut, Wamendagri mengusulkan lima langkah aksi bersama bagi para anggota UCLG ASPAC. Pertama, penguatan jejaring pemangku kepentingan di seluruh kawasan.

Kedua, mendorong ekonomi inklusif melalui sektor pariwisata. Ketiga, konsistensi dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Keempat, optimalisasi transformasi digital untuk memantau dampak lingkungan secara real-time. Kelima, pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif lokal sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Melalui forum ini, diharapkan lahir kesepakatan strategis yang tidak hanya berakhir di atas kertas, tetapi dapat diterapkan secara nyata di lapangan.

Dengan menjadikan pariwisata sebagai instrumen perdamaian dan kesejahteraan, Indonesia optimis bahwa kolaborasi di kawasan Asia Pasifik akan membawa dampak positif yang signifikan bagi keberlangsungan bumi dan masa depan generasi mendatang.[dit]

Exit mobile version