“Salah satunya bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 7.897 hektare yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, pengajuan Kredit Usaha Rakyat Himbara bagi kelompok tani binaan Polri guna membantu akses permodalan bagi petani. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas usaha pertanian masyarakat,” jelasnya.
Wakapolda Banten mengungkapkan bahwa strategi pencapaian target serapan Bulog tahun 2026 sebanyak 30 ribu ton.
“Seluruh pihak harus bersinergi mulai dari proses tanam, pendampingan, distribusi hingga penyerapan hasil panen, Polri tidak hanya hadir sebagai pengaman, tetapi juga sebagai pengawas dan pendamping dalam pelaksanaan program ketahanan pangan,” ungkapnya.
Diakhir, Brigjen Pol Hendra Wirawan mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat kolaborasi dan bergerak bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat demi mendukung Indonesia Emas.
“Keberhasilan petani adalah keberhasilan kita bersama. Ketahanan pangan yang kuat merupakan pondasi Indonesia yang kuat,” tutupnya.
