Jeritan Sopir Truk di Kalsel: Solar Langka, Premanisme SPBU Merajalela

Jeritan Sopir Truk di Kalsel: Solar Langka, Premanisme SPBU Merajalela/(Foto: Instagram)

Situasi diperparah dengan adanya pungutan liar dari kelompok preman. Jika terpaksa membeli di pedagang eceran, harga solar bisa menyentuh angka Rp20.000 per liter, sebuah harga yang sangat membebani operasional angkutan barang.

Massa diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, M. Syarifuddin, yang didampingi oleh jajaran pejabat teras Pemprov, perwakilan Polda Kalsel, Korem, serta pihak Pertamina.

Menanggapi tuntutan yang memanas, Syarifuddin menegaskan komitmen pemerintah untuk segera melakukan pembenahan sistem distribusi.

“Kami akan menindaklanjuti aspirasi para sopir ini. Langkah konkretnya, kami segera membentuk satgas khusus untuk menangani masalah ini,” ujar Syarifuddin di hadapan massa.

Satgas tersebut diharapkan mampu memberantas praktik mafia solar dan menjamin keamanan para sopir saat mengisi BBM di SPBU tanpa bayang-bayang intimidasi preman.[dit]