Petugas mencatat sebanyak 324 KK atau 1.296 jiwa terdampak. Selain itu dua kantor desa, tiga fasilitas pendidikan, dua fasilitas ibadah dan akses jalan sepanjang 0,5 km ikut terdampak.
Petugas BPBD Kabupaten Kuantan Singingi diturunkan untuk monitoring dan pendataan di lokasi terdampak. Kondisi mutakhir banjir berangsur surut.
Lebak, Banten
Laporan kejadian banjir selanjutnya dari wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. BPBD Kabupaten Lebak melaporkan sebanyak 14 desa di lima kecamatan terdampak banjir dan longsor yang dipicu hujan lebat dan angin kencang pada Jumat (15/6), pukul 13.30 WIB.
Hujan dengan durasi lebih dari empat jam membuat beberapa sungai meluap, diantaranya Sungai Peucangpari, Cimaur, Cibeurih, Cilaki, Ciminyak, dan Cisimet.
Lima kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Cigemblong, Cipanas, Sajira, Leuwidamar, dan Muncang, dengan TMA antara 30 hingga 60 cm. Petugas mencatat 37 unit rumah, 50 hektare lahan warga, satu fasilitas ibadah, satu fasilitas pendidikan dan satu jembatan terdampak.
Selain itu, satu bendungan irigasi rusak berat, dan dinding penahan jalan desa rusak sepanjang 20 meter. Petugas BPBD Kabupaten Lebak melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan untuk mendata kebutuhan mendesak warga terdampak.

Binjai, Sumatera Utara
Kejadian banjir terakhir dilaporkan oleh BPBD Kota Binjai terjadi di Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Jumat (15/5), pukul 11.00 WIB. Petugas mencatat 233 KK atau 857 jiwa terdampak banjir.
Tidak ada laporan warga mengungsi dikarenakan banjir berangsur surut di hari yang sama. Meski demikian, petugas BPBD Kota Binjai masih disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan dan bersiap jika terjadi banjir susulan.
Menyikapi masih adanya potensi bahaya hidrometeorologi basah, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siap siaga. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat keluarga sebagai langkah kesiapsiagaan.
Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau TMA secara berkala. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.
Laporan: Abdul Muhari, Ph.D.
(Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)










