Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Ratusan Juta, Kok Bisa?

Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Ratusan Juta, Kok Bisa?/(instagram)

Pakar industri olahraga dari Emlyon Business School Shanghai, Profesor Simon Chadwick, menganalisis bahwa lonjakan tarif ini merupakan langkah strategis untuk membidik pasar kelas menengah ke atas.

Ia menilai konsumen di segmen ini memiliki kecenderungan belanja premium yang tinggi. Chadwick menambahkan, penikmat acara di Amerika Serikat juga terbiasa dengan fluktuasi harga tiket real-time, sehingga FIFA berpeluang mendulang pendapatan maksimal.

Melambungnya harga tiket tak pelak memicu gelombang kritik. Mengutip Reuters, sekelompok anggota parlemen Amerika Serikat baru-baru ini menuntut FIFA untuk menurunkan harganya.

Mereka menuding sistem harga dinamis telah mengubah turnamen ini menjadi ajang elitis yang menyengsarakan penggemar, mengingat tarif penerbangan saat ini juga sedang mahal-mahalnya.

Merespons protes tersebut, otoritas sepak bola dunia itu berdalih tidak menerapkan harga dinamis otomatis, melainkan sistem harga variabel. FIFA menegaskan bahwa penyesuaian nilai tiket semata-mata didasarkan pada tinjauan permintaan serta ketersediaan kursi stadion.[dit]