Fakta Nasional

Prabowo Gebrak Podium di Museum Marsinah: Soroti Pejabat Beking Ilegal hingga Sindir Dolar!

FAKTANASIONAL.NET - Desa Nglundo yang identik dengan ketenangan pedesaan tiba-tiba berubah layaknya panggung sidang nasional. Merujuk pada ulasan Ketua Satupena Kalbar, Rosadi Jamani, yang dilansir oleh Media RMOL, Presiden Prabowo Subianto memantik…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 18 May 2026 📖 1 menit
Prabowo Gebrak Podium di Museum Marsinah: Soroti Pejabat Beking Ilegal hingga Sindir Dolar!
Peringatan Keras Prabowo: Aparat Jangan Jadi Beking Aktivitas Yang Ilegal/(Youtube: Serikat Presiden)

FAKTANASIONAL.NET - Desa Nglundo yang identik dengan ketenangan pedesaan tiba-tiba berubah layaknya panggung sidang nasional.

Merujuk pada ulasan Ketua Satupena Kalbar, Rosadi Jamani, yang dilansir oleh Media RMOL, Presiden Prabowo Subianto memantik perhatian lewat pidato penuh emosi saat meresmikan Museum Ibu Marsinah.

Momen yang semula berjalan kaku dan formal seketika berganti menjadi ajang luapan kemarahan kepala negara ketika menyinggung tragedi sejarah kelam yang menimpa pejuang buruh perempuan tersebut.

Prabowo dengan lantang menyayangkan hilangnya nyawa Marsinah akibat melawan ketidakadilan. Ia menyoroti ironi di mana pejuang buruh meregang nyawa, sementara oknum penikmat komisi proyek bisa hidup tenang.

Atmosfer makin memanas ketika Presiden menyoroti keterlibatan aparat negara. Dengan suara meninggi dan sempat menggebrak podium, ia melarang keras seluruh instansi—mulai dari TNI, Polri, kejaksaan, hingga birokrat—untuk menjadi pelindung praktik ilegal.

Sorotan tajam dialamatkan pada beking judi, narkoba, hingga barang selundupan, yang ironisnya beroperasi lebih mulus dibandingkan pedagang kecil yang kerap dicekik urusan izin lapak.

Selain menguliti kebobrokan mental aparat, Prabowo melempar satire tajam mengenai histeria pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Berbeda dengan kepanikan banyak ekonom, Presiden merespons santai dengan menegaskan bahwa rakyat desa tidak menggunakan dolar untuk transaksi sehari-hari.

Baginya, urusan perut rakyat dan harga beras yang stabil jauh lebih esensial dibandingkan memantau pidato Jerome Powell. Pernyataan ini sontak memvalidasi "teori ekonomi warung" yang sangat relevan dengan realitas masyarakat bawah.

Presiden juga secara terbuka mengakui adanya kebocoran dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih berlindung di balik tameng hoaks, ia berjanji akan membereskan penyalahgunaan anggaran yang sempat membuat publik figur seperti Deddy Corbuzier kecewa tersebut.

Peresmian museum ini pada akhirnya bukan sekadar monumen, melainkan alarm keras: negara pantang abai, dan rakyat tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian menghadapi kesewenang-wenangan aparat maupun pengusaha nakal.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK