Kalbar  

Pemkot Singkawang Gelar Pelatihan Digital Marketing Perkuat Promosi Wisata Daerah

Pemerintah Kota Singkawang menggelar pelatihan pemasaran digital untuk memperkuat sektor pariwisata daerah melalui produksi konten kreatif. (Dok. Pemkot Singkawang)

SINGKAWANG, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Kota Singkawang menggelar kegiatan Pelatihan Digital Marketing Program Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu untuk memperkuat promosi wisata Singkawang pada Jumat (22/5/2026).

Langkah strategis ini merupakan wujud implementasi inkubasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang secara khusus mengusung tema Wisata Maju Ekonomi Tumbuh Singkawang Hebat.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti mengatakan bahwa transformasi digital menjadi langkah krusial dalam mendukung percepatan pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Perubahan strategi promosi wisata Singkawang saat ini harus menyesuaikan tren perilaku masyarakat yang semakin bergantung pada platform digital untuk mencari informasi perjalanan.

“Di era digital saat ini, kemampuan memasarkan produk dan destinasi wisata melalui media digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan,” katanya.

Wisatawan modern dinilai memiliki kecenderungan kuat untuk mencari referensi lokasi, memilih destinasi liburan, hingga melakukan transaksi sepenuhnya melalui pemanfaatan media digital.

Penguasaan kemampuan pemasaran digital atau digital marketing kini menjadi salah satu kunci paling penting dalam upaya meningkatkan daya saing pariwisata suatu daerah.

“Dengan pembekalan SDM yang telah dilatih teknik marketing dan promosi pariwisata secara digital dengan konten-konten menarik, Kota Singkawang saya rasa semakin siap mengukuhkan dirinya menjadi kota pariwisata,” katanya.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar para peserta pelatihan dapat menjelma menjadi motor penggerak promosi pariwisata yang sangat inovatif dan adaptif terhadap zaman.

“Implementasikan pengetahuan tersebut secara nyata dalam pengembangan usaha, promosi destinasi, dan penguatan ekosistem ekonomi lokal. Bangun kolaborasi, manfaatkan media sosial dan platform digital secara produktif, serta terus tingkatkan kualitas dan kreativitas,” tambahnya.

Manajer Senior Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat Mangihut P Aritonang menilai pendekatan wisata berbasis pengalaman menjadi strategi promosi yang paling efektif.

Produksi video promosi kawasan liburan wajib dikemas secara kreatif agar wisatawan tidak sekadar melihat objek melainkan ikut merasakan gambaran pengalaman di destinasi tersebut.

“Video-video yang dihasilkan tidak lagi hanya menampilkan objek wisata tertentu, tetapi berbasis kurasi pengalaman wisata. Ini yang akan membuat orang penasaran dan tertarik datang,” jelasnya.

Strategi pemasaran digital melalui format video berdurasi singkat dan desain grafis dinilai sangat mumpuni untuk menjangkau perhatian masyarakat luas di berbagai media sosial.

Sepuluh orang peserta yang telah mengikuti program pelatihan ini diharapkan mampu menjadi mitra kreatif pemerintah dalam mendukung publikasi wisata lokal secara berkelanjutan.

Pemanfaatan konten digital secara maksimal diyakini mampu mempromosikan lebih banyak potensi wilayah di luar kawasan percontohan utama seperti Agro Eduwisata dan Batu Belimbing.

“Saya yakin Singkawang tidak hanya berbicara wisata di dua tempat ini saja. Digital marketing ini akan bisa meng-cover semuanya dalam bentuk sajian konten digital baik video maupun desain grafis yang diharapkan efektif mendatangkan perhatian dan ketertarikan wisatawan datang ke Kota Singkawang,” ujarnya.

(*Red)