Daerah  

Peta Bencana Nasional: BNPB Tangani Banjir, Angin Kencang, hingga Karhutla di Sejumlah Wilayah

Petugas gabungan dari BPBD bersama TNI-Polri saat melakukan evakuasi barang milik warga yang terdampak banjir bandang luapan Sungai Didingga di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. BNPB meminta seluruh daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah dan kering di masa pancaroba./Dok. BNPB Gorontalo
  • Dampak: Sebanyak 11 unit rumah warga mengalami kerusakan.

  • Kondisi Terkini: Cuaca di lokasi terpantau cerah berawan, dan rumah warga yang rusak sedang dalam penanganan bersama dengan penyaluran bantuan logistik.

Klaster Bencana Hidrometeorologi Kering

1. Krisis Air Bersih di Kabupaten Bima, NTB

Fenomena Hari Tanpa Hujan (HTH) memicu kekeringan di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi. Situasi diperparah dengan kerusakan mesin pompa air yang selama ini menyokong kebutuhan harian warga.

  • Penanganan: BPBD Kabupaten Bima menyalurkan bantuan air bersih darurat sebanyak 4 rit atau setara 20.000 liter untuk 299 KK (1.195 jiwa) di Dusun Ndanondere dan Dusun Rasabou pada Selasa (26/5/2026).

2. Kebakaran Hutan dan Lahan di Lhokseumawe, Aceh

Peristiwa karhutla melanda Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Senin (25/5/2026) pukul 21.05 WIB.

  • Dampak: Setidaknya dua hektare lahan hangus terbakar.

  • Penanganan: Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan setelah tim gabungan dari Damkar BPBD, TNI-Polri, dan relawan mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Imbauan BNPB Menghadapi Masa Pancaroba

Menjelang masuknya periode bulan Juni, BNPB mengingatkan bahwa sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau yang rawan memicu kekeringan dan karhutla. Namun, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, hujan lebat mendadak, dan angin kencang yang biasa terjadi pada masa peralihan musim (pancaroba).

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk rajin memantau informasi cuaca, memangkas ranting pohon yang lapuk, memastikan saluran air tidak tersumbat, serta menyiapkan tas siaga bencana secara mandiri.

Baca Juga: BNPB Laporkan Empat Daerah Alami Banjir Parah