FAKTANASIONAL.NET – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyampaikan sikap tegas Indonesia dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Ia menekankan bahwa penghormatan dan perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian (peacekeeper) harus menjadi prioritas utama dan perhatian serius komunitas internasional di tengah meningkatnya konflik global.
Menurut Sugiono, keselamatan para personel yang bertugas di wilayah konflik bukan sekadar aspek pendukung, melainkan bagian paling mendasar dari mandat PBB dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
“Hal yang kami juga sampaikan adalah pentingnya penghormatan terhadap ataupun pelindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian,” tegas Sugiono dalam keterangan resminya.
Refleksi Gugurnya 4 Personel UNIFIL Asal Indonesia
Baca Juga: Tragedi UNIFIL: Indonesia Kecam Keras Gugurnya Penjaga Perdamaian Prancis di Lebanon
Desakan kuat ini disampaikan bukan tanpa alasan. Sugiono menyinggung pengalaman pahit yang baru saja dialami Indonesia, di mana empat personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur saat menjalankan tugas mulia mereka.
Tragedi tersebut, lanjut Menlu, harus menjadi momentum bagi dunia internasional bahwa keselamatan para penjaga perdamaian di lapangan sama sekali tidak boleh diabaikan atau dinegosiasikan.
