Yamin menegaskan bahwa ekosistem pembinaan atlet harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar meriah saat turnamen berlangsung.
Ia mengingatkan para peserta bahwa esensi kompetisi adalah proses belajar menjadi atlet tangguh, di mana kalah atau menang merupakan hal yang wajar. Prestasi emas hanya bisa lahir dari latihan keras yang disiplin dan terstruktur.
Ketua PELTI Banjarmasin, Hardian Oetama, memaparkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 175 petenis dari kelompok usia dewasa hingga junior dipastikan ambil bagian dalam perebutan gelar juara kali ini.
Guna melancarkan jalannya kompetisi, panitia membagi pertandingan ke dalam dua arena berbeda, yaitu Lapangan Tennis Kayuh Baimbai dan Lapangan Dharma Praja.
Untuk kelompok dewasa, persaingan akan memanas di kelas Ganda Putra Upper Beginner yang meloloskan 38 pasangan, serta kelas Ganda Putri Upper Beginner yang diikuti oleh 22 pasangan.[dit]








