AS-Iran Sepakat Berdamai, Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih dari 4 Persen

Pembukaan kembali jalur logistik vital ini memicu anjloknya harga minyak mentah dunia hingga lebih dari 4 persen akibat meredanya premi risiko geopolitik.(ilustrasi kilang minyak/(pixabay)

“Arus minyak melalui Selat Hormuz hanya perlu kembali mencapai sekitar 60-70 persen dari tingkat sebelum perang agar pasar minyak kembali pada kondisi kelebihan pasokan seperti sebelumnya,” tutur Vivek Dhar.

Di panggung diplomasi lanjutan, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengemukakan bahwa poin-poin kesepakatan yang lebih luas dan komprehensif akan digodok kembali selama masa gencatan senjata yang disepakati selama 60 hari.

Kabar baik lainnya datang dari kelompok negara E4 yang terdiri dari Inggris, Perancis, Jerman, dan Italia, di mana mereka menyatakan kesiapannya untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Teheran sebagai respons atas pelonggaran kebijakan nuklir Iran.

Meski pasar merespons dengan sentimen penurunan yang kuat, Analis Pasar IG Tony Sycamore memperkirakan bahwa penurunan harga minyak ke depan tampaknya akan mulai tertahan. Faktor ketidakpastian yang masih melekat pada isu sensitif seperti program nuklir dinilai dapat menjadi jaring pengaman bagi harga komoditas ini.

“Dengan masih adanya ketidakpastian dalam putaran negosiasi berikutnya, terutama terkait isu nuklir, sulit membayangkan harga minyak mentah akan turun jauh lebih dalam dalam waktu dekat,” ucap Tony Sycamore menyimpulkan.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Meroket Tembus 112 Dolar, Dampak Selat Hormuz Ditutup?