Fakta Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Bank Himbara Tak Boleh Hanya Kejar Untung, Minta Bunga UMKM Dipangkas

FAKTANASIONAL.NET — Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Perbankan pelat merah diminta untuk tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan komersial, melain…

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 19 June 2026 📖 2 menit
Presiden Prabowo Tegaskan Bank Himbara Tak Boleh Hanya Kejar Untung, Minta Bunga UMKM Dipangkas
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama pimpinan Bank Himbara mengenai reformasi penyaluran kredit UMKM./BPMI Setpres

FAKTANASIONAL.NET — Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Perbankan pelat merah diminta untuk tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan komersial, melainkan harus mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat lewat pembiayaan yang inklusif.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPKM Rosan Roeslani menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Presiden dalam rapat bersama para pimpinan Bank Himbara di Istana Merdeka, Jakarta. Pemerintah menekankan pentingnya pemerataan akses pembiayaan di semua sektor usaha.

Baca Juga: Warning Keras Prabowo soal Makan Bergizi: Haram Potong Ayam Keterlaluan dan Larangan Telur Dadar

"Nah, oleh sebab itu perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian persamaan kesempatan dari segala lapisan, dari UMKM, komersial, maupun korporasi," ujar Rosan Roeslani pada Kamis (18/6/2026).

Kapitalisasi Rp1.100 Triliun Harus Berdampak Nyata

Dalam pertemuan strategis tersebut, Presiden Prabowo menyoroti kekuatan finansial besar yang dimiliki oleh kelompok bank BUMN. Saat ini, Himbara tercatat memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp1.100 triliun, angka yang setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan di pasar modal Indonesia.

Dengan skala kapitalisasi yang masif tersebut, Kepala Negara menilai sudah sepatutnya Himbara memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh lapisan masyarakat bawah, bukan sekadar menjadi mesin pencetak profit.

Keadilan Bunga Kredit bagi Pelaku UMKM

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam Presiden Prabowo adalah ketimpangan suku bunga kredit.

Selama ini, pelaku usaha kecil sering kali memikul beban bunga yang lebih berat ketimbang perusahaan skala besar. Rosan menyebut, Presiden secara khusus meminta agar praktik ini diubah demi menciptakan keadilan ekonomi.

"Kemudian juga memberikan persamaan yang tadi saya sampaikan, bahwa justru usaha kecil menengah ini yang kadangkala mendapatkan suku bunga lebih tinggi dari korporasi malah harus di level yang sama, bahkan harus lebih rendah. Harus lebih rendah karena ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat terutama UMKM," papar Rosan menjelaskan instruksi Presiden.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional dapat tumbuh lebih cepat tanpa terbebani oleh biaya modal yang mencekik.

Baca Juga: Hasto Sodorkan Pemikiran Geopolitik Soekarno untuk Presiden Prabowo Hadapi Eskalasi Global


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK