Fakta Nasional

Modal Awal Rp300 Ribu, UMKM Dekorasi Rumah Asal Semarang Ini Sukses Tembus Pasar Jauh Berkat Rumah BUMN BRI

FAKTANASIONAL.NET – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkokoh komitmennya dalam mendorong eskalasi kelas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tanah air. Melalui program pendampingan yang intensif, peningkatan kapasitas tata k…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 20 June 2026 📖 3 menit
Modal Awal Rp300 Ribu, UMKM Dekorasi Rumah Asal Semarang Ini Sukses Tembus Pasar Jauh Berkat Rumah BUMN BRI
Melalui pendampingan Rumah BUMN BRI, produk dekorasi rumah asal Semarang ini berhasil memperluas jangkauan pasar ke galeri hotel dan rest area di Jawa Tengah./Dok. BRI

FAKTANASIONAL.NET – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkokoh komitmennya dalam mendorong eskalasi kelas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tanah air.

Melalui program pendampingan yang intensif, peningkatan kapasitas tata kelola usaha, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas, bank pelat merah ini konsisten menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Salah satu bukti nyata keberhasilan ekosistem pemberdayaan ini dirasakan oleh IDEacraft, sebuah UMKM yang bergerak di industri dekorasi rumah (home decor) asal Kota Semarang, Jawa Tengah.

Berdiri sejak tahun 2019, unit usaha ini kini sukses memasarkan produk estetisnya secara omni-channel, mulai dari media sosial, galeri hotel berbintang, hingga jaringan rest area di sepanjang jalan tol Jawa Tengah.

Pemilik IDEacraft, Swabawa Arif Wicaksono, menuturkan bahwa bisnisnya lahir dari sebuah hobi personal yang jeli melihat peluang pasar.

Ketertarikannya pada dunia seni lukis menjadi fondasi utama IDEacraft dalam memproduksi peranti dekorasi yang memadukan unsur keindahan visual dengan fungsi praktis sehari-hari.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Terjunkan Ratusan Petugas Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Untuk Petakan UMKM

"Ide membuat usaha IDEacraft berawal dari hobi melukis dan melihat peluang untuk menciptakan produk dekorasi rumah yang cantik, unik, dan bernilai jual. Usaha ini dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 dan sebuah alat untuk membuat lilin. Dari penjualan produk awal tersebut, keuntungan yang diperoleh terus diputar kembali sebagai modal usaha selama kurang lebih empat tahun,” ujar Swabawa menceritakan fase awal rintisan bisnisnya.

Seiring meningkatnya penetrasi pasar, IDEacraft terus mendiversifikasi varian produknya. Mulai dari lampu teko, teko lukis bermotif batik, toples kue, hingga botol sabun cair (handsoap) yang kini menjadi produk paling diburu konsumen.

Dengan keunggulan desain yang autentik namun tetap kompetitif dari segi harga, jangkauan pasar IDEacraft meluas cepat. Pada tahun 2022, ekspansi pemasaran mulai diperkuat lewat integrasi ke dalam komunitas UMKM lokal.

Akselerasi Bisnis Lewat BRIncubator

Titik balik pertumbuhan struktural IDEacraft terjadi saat Swabawa memutuskan untuk bergabung menjadi bagian dari Rumah BUMN BRI.

Berbagai stimulus dan fasilitas yang disediakan terbukti ampuh memperkuat kapasitas manajemen sekaligus membuka keran pasar yang jauh lebih masif.

“Saya memutuskan untuk bergabung karena Rumah BUMN BRI menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan usaha, mulai dari pelatihan, program kurasi melalui BRIncubator, akses pasar melalui galeri Rumah BUMN dan UMKM EXPO(RT), hingga dukungan untuk menghubungkan dengan layanan keuangan seperti BRImo, EDC, QRIS, serta akses pembiayaan KUR maupun kredit komersial,” urai Swabawa.

Dari berbagai program yang diikuti, Swabawa menilai pelatihan aspek branding dan strategi digital marketing menjadi instrumen yang paling berdampak signifikan bagi efektivitas bisnisnya.

Di samping itu, proses kurasi ketat melalui program BRIncubator serta kesempatan emas memamerkan produk di ajang berkala BRI UMKM EXPO(RT) sukses menaikkan eksposur merek di hadapan basis pembeli yang lebih premium dan heterogen.

Tak hanya dari sisi pemasaran, aspek operasional keuangan IDEacraft kini telah mengadopsi sistem digital secara penuh. Pemanfaatan fitur super apps BRImo, QRIS BRI, dan perangkat merchant BRI memberikan keunggulan berupa kemudahan transaksi bagi konsumen, notifikasi pembayaran masuk secara real-time, serta proses pencairan dana (settlement) yang cepat dan akuntabel.

Komitmen Pemberdayaan Berkelanjutan BRI

Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah membina sebanyak 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia.

Secara akumulatif, lebih dari 18 ribu sesi pelatihan telah diselenggarakan demi mengatrol kapasitas dan daya saing pelaku usaha domestik di pasar global.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengapresiasi capaian performa IDEacraft.

Menurutnya, perjalanan bisnis ini menjadi representasi ideal bagaimana sebuah kreativitas yang dikelola secara konsisten dan terarah mampu menjelma menjadi komoditas usaha yang bernilai ekonomi tinggi.

“IDEacraft menunjukkan bahwa kreativitas yang dipadukan dengan ketekunan dapat menghasilkan produk yang unik dan memiliki nilai tambah. Kemampuan menghadirkan produk yang unik serta konsistensi dalam meningkatkan kapasitas usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM,” pungkas Dhanny dalam rilis keterangan tertulisnya, Jumat (19/6).

Baca Juga: Aturan Baru Menteri UMKM: Marketplace Wajib Diskon Biaya Layanan 50 Persen!


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK