FAKTANASIONAL.NET – Markas Besar Polri kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dalam skala besar.
Sebanyak 1.121 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) mendapat penugasan baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari detikcom, perubahan tersebut tertuang dalam beberapa Surat Telegram Kapolri, salah satunya nomor ST/1335/VI/KEP./2026.
Dalam keputusan itu, Kombes Aris Supriyono dipercaya menjabat sebagai Kabid Propam Polda Metro Jaya, menggantikan Kombes Radjo Alriadi yang mendapat amanah baru sebagai Sesroprovos Divpropam Polri.
Rotasi juga terjadi pada posisi Dirpamobvit Polda Metro Jaya. Kombes Joko Sulistio dipromosikan menjadi Auditor Kepolisian Utama TK II Korbrimob Polri, sementara jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh Kombes Twedi Aditya Bennyahdi.
Di jajaran reserse, AKBP Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya dipercaya menjadi Kapolresta Malang Polda Jawa Timur.
Posisi tersebut kini diemban AKBP Dewa P. G. Anom Danujaya yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Purwakarta.
Perubahan juga menyasar sejumlah posisi penting lainnya. Kombes Kusumo Wahyu Bintoro yang sebelumnya menjabat Kapolres Metro Bekasi Kota kini mengemban tugas sebagai Kabagsumda Rorenmin Baintelkam Polri dan digantikan oleh Kombes Putu Kholis Aryana.
Selain itu, melalui Surat Telegram Kapolri nomor ST/1341/VI/KEP/2026, Kombes H. Y. Arief Satriyo ditunjuk sebagai Dirbinmas Polda Metro Jaya. Sementara AKBP Aris Wibowo dipercaya menjadi Wadirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya, menggantikan posisinya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok yang kini diisi AKBP Alrasyidin Fajri.
Rotasi juga mencakup jabatan Kabiddokes dan Dirtahti Polda Metro Jaya.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, kepemimpinan, serta efektivitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, dikutip redaksi dari CNN Indonesia pada 26 Juni 2026.[dit]











