Hot Isu! Irjen Pipit Batal Dilantik Sebagai Kapolda Jabar

Foto ilustrasi/Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET – Kapolda Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Pipit Rismanto hampir dipastikan batal dilantik sebagai Kapolda Jawa Barat. Infromasi ini didapat tim redaksi Faktanasional.net (Media Fakta Group) dari sumber internal di Mabes Polri.

Menurut sumber tersebut, pelantikan Irjen Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jabar rencananya dilakukan pada hari ini (Jumat, 3 Juli 2026) di Mabes Polri, Jakarta. Namun rencana tersebut urung dilaksanakan.

Masih menurut sumber tersebut, batalnya pelantikan Irjen Pipit sebagai Kapolda Jabar diduga terkait keterlibatanya dalam dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) bauksit PT QSS di Kalimantan Barat yang saat ini kasus tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

“Batalnya pelantikan Irjen Pipit sebagai Kapolda Jabar kemungkinan besar berkaitan dengan kasus PT QSS,” kata sumber tersebut kepada redaksi Media Fakta Group, Jumat, 3 Juli 2026.

Sebagai informasi, berdasarkan surat telegram mutasi Polri tertanggal 7 Mei 2026, Irjen Pipit sejatinya telah ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat untuk menggantikan Irjen Rudi Setiawan. Sementara jabatan Kapolda Kalimantan Barat yang ditinggalkan Irjen Pipit seharusnya diisi Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar.

Sementara itu, Kejagung sendiri telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT QSS. Mereka diantaranya Sudianto alias Aseng (SDT), YA, AP, IA, dan HSFD.

Sedangkan Irjen Pipit sendiri diinformasikan sempat diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri terkait kasus PT QSS tersebut.

Dugaan tentang diperiksanya Irjen Pipit terkait kasus PT QSS tak hanya dibenarkan oleh sumber internal Media Fakta Group di Mabes Polri.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa sebelumnya juga membenarkan kabar yang beredar bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Pipit.

“Betul, kami (IPW) mendapatkan informasi bahwa ada pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Kalbar oleh Propam Mabes Polri,” kata Sugeng saat dikondirmasi redaksi Faktanasional, Sabtu 6 Juni 2026 lalu.

Pemeriksaan tersebut, lanjutnya diduga berkaitan dengan perkembangan kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) PT Quality Success Sejahtera (QSS) di Kalbar yang menjerat pengusaha tambang bauksit Sudianto alias Aseng.

Sedangkan berdasarkan pantauan dan informasi yang didapat Media Fakta Group, kedekatan Irjen Pipit dengan Bos PT QSS, Aseng sudah menjadi rahasia umum di kalangan awak media dan LSM di Kalbar.

Irjen Pipit Rismanto dan Aseng saat menyaksikan Proliga 2025 di Yogyakarta/Dok. Ist.

Mereka kerap terlihat di berbagai kegiatan yang salah satunya adalah saat menghadiri kejuaraan Proliga 2024 hingga 2026 serta Piala Asia AVC (Asian Volleyball Confederation).

Meski demikian, Irjen Pipit membantah dan menyampaikan alasan kedekatannya dengan Aseng alias Sudianto. Menurutnya, dia bisa dekat dengan siapa saja termasuk dengan Aseng.

“Kami bisa dekat dengan siapa saja, dan memang masalahnya di mana?,” katanya.

Pipit menegaskan bahwa kedekatannya dengan Aseng alias Sudianto, yang merupakan tersangka kasus pertambangan bauksit ilegal yang ditangkap tim Kejaksaan Agung pada 21 Mei 2016, tidak terlepas dari jabatannya sebagai Kapolda Kalbar serta kehadiran Aseng dalam kegiatan kejuaraan voli tingkat nasional dan Asia di Pontianak.

“Wajar saja kalau orang mau mendekat karena jabatan saya sebagai Kapolda. Apalagi banyak penonton voli dari Kalbar, sehingga banyak yang berfoto dengan saya. Ditambah lagi penyelenggaraan voli tersebut di Pontianak, sehingga para voli mania banyak berfoto dengan Kapolda,” ujar Pipit.

Sedangkan terkait serah terima jabatan Irjen Pipit sebagai Kapolda Kalbar kepada Irjen Albert Teddy Sianipar yang belum juga dilaksanakan, dia berusaha menjawabnya dengan diplomatis.

Exit mobile version