Lebih lanjut, Aisyah menyoroti bahwa menghadirkan layanan PAUD yang bermutu bukanlah tugas tunggal pemerintah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif memastikan anak usia 5 hingga 6 tahun di Kalimantan Tengah mendapatkan stimulasi pendidikan yang tepat sebelum melangkah ke jenjang sekolah dasar.
Kebijakan wajib belajar 13 tahun ini menjadi komitmen pemerintah dalam memperluas aksesibilitas pendidikan. Fokus utamanya bukan hanya pada kuantitas siswa yang terdaftar, melainkan pada pembangunan fondasi karakter yang kuat agar setiap anak di Bumi Tambun Bungai memiliki kesiapan belajar yang optimal.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Aisyah optimis bahwa program ini akan menjadi motor penggerak terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.[dit]











