Peristiwa tragis ini bermula saat tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik muatan kapal MV Himala V195. Kapal pompong yang ditumpangi tim operasional terbalik dan tenggelam akibat arus perairan yang sangat kuat.
Meski rekan tim lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, Aditya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Purbaya menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi publik mengenai risiko tinggi yang dihadapi pegawai Kementerian Keuangan di lapangan. “Banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar, namun sangat berarti bagi negara,” ungkapnya, dikutip redaksi dari CNN.
Sebagai respons atas insiden ini, pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berkomitmen untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga almarhum serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.[dit]
