APA yang ditemukan dan disita penyidik Polri kemarin, sungguh luar biasa. Mustahil itu bukan hasil dari tindak pidana. Tapi pertanyaannya, tindak pidana korupsi dari siapa? Ini yang masih misteri.
Pertanyaan itu belum juga dijawab pihak penyidik Polri, sampai saat ini, yang dikatakan pihak Polri sendiri sebagai “Joint Investigation” antara Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.
Tak penting kucingnya berwarna coklat muda atau coklat tua, asal bisa menangkap tikus. Kira-kira filosofi itu juga dianut oleh Presiden Prabowo. Tak ada cerita saling sandera. Kalau bermasalah, sikat saja.
Itulah setidaknya pelajaran dari penangkapan Kepala dan Wakil Kepala BGN, yang merupakan orang kepercayaan Presiden Prabowo. Kalau terbukti korupsi, apa boleh buat? Harus ditangkap.











