Jangan Hanya Aman Stok Beras, Indef: Perlu Mitigasi Distribusi dan Cadangan Pangan

FAKTANASIONAL.NET – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan pemerintah harus memperkuat cadangan pangan secara keseluruhan untuk menghadapi musim kemarau yang dibarengi El-Nino.

“Dari sisi cadangan, pemerintah tidak boleh hanya merasa aman karena stok beras relatif kuat,” kata Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M. Rizal Taufikurahman di Jakarta pada Senin (13/7/2026).

Pemerintah perlu memitigasi musim kemarau yang dibarengi dengan El-Nino lebih dini dari sektor produksi, distribusi, dan cadangan pangan.

Untuk sektor produksi, pemerintah juga perlu memetakan sentra produksi yang paling rentan akan kekeringan dengan mempercepat perbaikan irigasi, menyediakan pompanisasi, pemanfaatan embung, dan penyesuaian kalender tanam.

M. Rizal Taufikurahman mengemukakan produksi menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, agar cadangan pangan di Indonesia semakin kuat.

“Pendekatannya tidak boleh reaktif setelah produksi turun dan harga melonjak, tetapi berbasis sistem peringatan dini yang terintegrasi antara BMKG, Bapanas, BPS, Bulog, dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Cadangan pangan pun perlu diperhatikan, jangan sampai merasa aman ketika stok beras melimpah, tapi harus dibarengi dengan stok pangan yang lainnya.

Komoditas strategis lain seperti jagung, gula, kedelai, bawang, telur, daging ayam, dan daging sapi, harus memiliki batas minimum stok operasional yang jelas, termasuk sebarannya per wilayah.

“Penyerapan saat panen raya, penguatan gudang dan cold storage, serta distribusi antardaerah harus dipercepat,” ujarnya.

Exit mobile version