FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Sosial memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru di Sekolah Rakyat Singkawang akan dimulai pada 15 Juli 2026.
Kepastian pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Kementerian Sosial Radika Sadiguna saat meninjau lokasi pada Rabu (8/7/2026).
Pemerintah pusat menjamin proses pembelajaran perdana tetap berjalan sesuai jadwal meskipun progres pembangunan fisik gedung sekolah baru mencapai angka delapan puluh persen.
Fasilitas utama penunjang pendidikan seperti ruang kelas hingga asrama dan dapur dipastikan telah siap digunakan secara bertahap oleh para siswa.
“Untuk MPLS kita akan laksanakan pada 15 Juli ini, dan kami pastikan Sekolah Rakyat di Singkawang pasti terwujud. Apalagi bangunannya sudah 80 persen, ada kelas, asrama, dapur dan fasilitas-fasilitas lainnya, hingga wali asuh dan wali asrama untuk masing-masing siswa,” ujar Radika.
Pembangunan institusi pendidikan ini dirancang secara khusus untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga miskin dan kelompok masyarakat rentan.
Pemerintah juga menghadirkan sistem pembinaan menyeluruh di Sekolah Rakyat Singkawang melalui penempatan tenaga pembimbing mental dan spiritual.
Langkah pendampingan karakter tersebut diterapkan agar kurikulum pendidikan mampu mencetak generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus memiliki akhlak terpuji.
“Lewat Sekolah Rakyat inilah kita akan membangun masa depan generasi Singkawang yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak. Karena itu kami menugaskan pembimbing mental dan spiritual di sana,” katanya.
Setiap siswa nantinya akan didampingi secara intensif oleh seorang wali asuh dan wali asrama selama mereka mengikuti masa pendidikan di sekolah tersebut.
Proses rekrutmen tenaga pendidik untuk jenjang sekolah dasar hingga menengah atas saat ini telah diselesaikan oleh pemerintah pusat.
Calon kepala sekolah yang akan memimpin institusi tersebut juga telah selesai mengikuti bimbingan teknis secara khusus di wilayah Yogyakarta.
(*Red)
