FAKTANASIONAL.NET – Dunia media sosial tengah dihebohkan dengan kabar yang membawa nama seorang advokat muda, Yuenchi Arwindi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Instagram Suaradotcom, sosok pengacara yang tergabung dalam Peradi ini santer dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Tak tanggung-tanggung, Yuenchi dituduh menjadi wanita simpanan dan terlibat dalam dugaan penyimpanan aset milik sang mantan pejabat tinggi Kejaksaan tersebut.
Menanggapi rumor liar yang terus bergulir, Yuenchi Arwindi akhirnya mengambil langkah tegas untuk melakukan klarifikasi. Melalui sebuah rekaman video singkat, ia secara blak-blakan menepis semua narasi yang menyudutkan reputasi profesionalnya.
Dengan nada bicara yang lugas, Yuenchi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan spesial sebagaimana yang dituduhkan, apalagi berperan sebagai penyimpan aset bernilai miliaran rupiah.
“Dengan ini saya menyatakan sumpah demi Allah, demi Tuhan Yang Maha Esa, tuduhan tersebut sebagai simpanan atau ani-ani serta penyimpanan aset ataupun menerima uang miliaran rupiah adalah tidak benar dan tidak berdasar,” tegasnya dalam video tersebut.
Pernyataan ini menjadi bentuk perlawanan atas serangan siber yang menyerang kredibilitasnya sebagai praktisi hukum.
Tidak ingin fitnah terus berkembang menjadi liar, Yuenchi kini menyiapkan langkah hukum bagi akun-akun media sosial yang dianggap telah menyebarkan berita bohong atau pencemaran nama baik.
Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan diri sekaligus memberikan efek jera kepada pihak penyebar narasi yang tidak terverifikasi kebenarannya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun instansi terkait yang mengonfirmasi adanya keterlibatan Yuenchi Arwindi dalam perkara yang tengah menyeret Febrie Adriansyah.
Masyarakat diminta untuk tetap bijak dalam menyaring informasi yang beredar di platform digital agar tidak terjebak pada hoaks yang belum terbukti kebenarannya. Situasi ini pun masih terus dipantau, mengingat dampak isu tersebut cukup masif terhadap publik figur yang bersangkutan.[dit]
