FAKTANASIONAL.NET — Kasus dugaan kekerasan seksual massal yang menimpa 32 murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memicu reaksi keras dari parlemen.
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengecam tindakan bejat pelaku berinisial MD (60) dan meminta aparat penegak hukum bertindak tanpa kompromi.
Kasus yang menggegerkan publik ini awalnya terungkap dari laporan orang tua murid. Polrestabes Makassar bergerak cepat dan telah menetapkan kakek pemilik warung tersebut sebagai tersangka serta menahannya sejak Jumat, 17 Juli 2026.
Desakan Penegakan Hukum dan Hak Korban
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan bahwa perkara ini harus diusut hingga ke akarnya.
Baca Juga: DPRD DKI Minta Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta Diikuti Peningkatan Layanan Nyata
Ia menuntut sanksi hukum paling berat bagi pelaku yang tega memanfaatkan posisinya sebagai penjual jajanan untuk memangsa anak-anak.
“Saya mengecam keras dugaan kekerasan seksual terhadap 32 murid SD di Makassar. Aparat penegak hukum harus mengusut tuntas perkara ini,” tegas Sari kepada wartawan, Senin, 20 Juli 2026.
Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Partai Golkar ini juga menggarisbawahi pentingnya pemulihan trauma para korban. Ia meminta seluruh instansi terkait, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), untuk mengawal hak-hak anak yang menjadi korban.
