Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.935 per Dolar AS Jelang Negosiasi AS-Iran

Nilai tukar rupiah menguat tipis ke level Rp17.935 per dolar AS pada perdagangan Selasa (21/7) pagi./Dok. mandiriamalinsani.or.id

FAKTANASIONAL.NET — Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa (21/7) pagi dengan bergerak di zona hijau.

Mata uang Garuda menguat 13 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.935 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Selain rupiah, yuan China menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia naik 0,07 persen, dan dolar Singapura menguat 0,03 persen.

Di sisi lain, won Korea Selatan terkoreksi 0,25 persen, yen Jepang turun 0,04 persen, dan peso Filipina melemah 0,02 persen. Adapun dolar Hong Kong cenderung bergerak stabil.

Baca Juga: Piutang 33 Triliun Rupiah Belum Ditagih DJBC Kemenkeu Tahun 2025 Tercantum dalam LHP LKPP

Kondisi serupa terjadi pada mata uang utama negara maju. Dolar Australia memimpin penguatan sebesar 0,16 persen, diikuti poundsterling Inggris sebesar 0,04 persen, dan euro Eropa yang naik tipis 0,01 persen.

Sebaliknya, dolar Kanada dan franc Swiss masing-masing melemah 0,03 persen dan 0,02 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah memiliki ruang untuk melanjutkan tren positif lantaran meredanya sentimen geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Exit mobile version