Selain fasilitas Amazon di Bahrain, IRGC juga mengklaim berhasil menyerang sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di Kuwait.
Target yang disebut meliputi radar peringatan dini, sistem radar pertahanan rudal, radar FPS-117, sistem pertahanan udara Patriot, hingga sistem komunikasi satelit pertahanan udara yang berada di Pangkalan Ahmed Al Jaber.
IRGC juga mengaku menyerang gedung administrasi, antena pencari arah (direction-finding antennas) di Camp Arifjan, area parkir helikopter di Camp Al Adiri, serta fasilitas tempat tinggal personel militer di Pangkalan Ahmed Al Jaber.
IRGC menyebut operasi tersebut bertujuan melumpuhkan cakupan radar di kawasan sebagai persiapan untuk serangan rudal dan drone berikutnya. Kelompok itu juga mengklaim menggunakan drone bunuh diri (kamikaze) dalam rangkaian operasi tersebut.[dit]











