Diduga Penculikan, Ternyata Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Dibawa Ibunya Sendiri ke Malaysia dan Thailand

Di malam Jesslyn Wijaya Lay dilaporkan hilang, Evan diketahui masih berkomunikasi dengannya sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, Evan mulai tak dapat menghubungi Jesslyn sekitar pukul 21.30 WIB hingga akhirnya mendatangi restoran tempat acara ultah keluarga Jesslyn.

Di dalam restoran, Evan masih melihat kue ultah yang dibeli Jesslyn Jesslyn Wijaya Lay. Dia lalu meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi dari kerabat, tukang parkir, hingga pegawai restoran. Saksi menyebut Jesslyn diculik orang tak dikenal.

“Nah, akhirnya dia diberi tahu ada peristiwa Jesslyn diikat matanya, dibekap, baru digendong secara paksa, dimasukkan ke mobil. Jesslyn sempat memberontak, minta tolong, sempat keluar dari mobil tetapi didorong lagi,” kata Kuasa Hukum Evan, Andi Darti pada Rabu (22/7/2026).

Evan terus berupaya menghubungi Jesslyn Wijaya Lay lewat smartphone, e-mail, hingga media sosial tapi tak mendapatkan respons. Dia sempat melacak sinyal smartphone Jesslyn.

“Evan juga minta tolong ke temannya untuk mencari tahu posisi HP-nya Jesslyn. Menurut Evan, HP-nya masih memancar dari rumah orang tuanya yang di Ancol, yang di Puri Jimbaran,” kata Darti

Polres Metro Jakpus sebelumnya juga telah meminta keterangan Evan terkait kabar atlet golf, Jesslyn Wijaya Lay, yang hilang. Evan fokus terhadap keselamatan Jesslyn.

“Kemarin calon suami Jesslyn didengarkan keterangannya di Polres. Dan Evan selaku calon suami saat ini fokus untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Jesslyn,” kata kuasa hukum Evan, Andi Darti pada Rabu (22/7/2026).

Polres Jakpus mengemukaj manifes Jesslyn Wijaya Lay yang dikabarkan diculik dari sebuah restoran di Jakpus. Berdasarkan data perjalanan, Jesslyn terbang menuju Kuala Lumpur sehari setelah dugaan penculikan.

“Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Roby Heri Saputra pada Selasa (21/7/2026).

Roby mengatakan pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP dan hasil penelusuran, tidak ada CCTV di lokasi kejadian. (adm)