Terima 6 Investor Global, Menteri LH Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Era Prabowo

Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat. Pemerintah Indonesia memaparkan berbagai terobosan ekonomi hijau dan investasi berkelanjutan di hadapan delegasi investor dunia./Dok. Ist
  • Pembangunan Panel Surya berkapasitas 100 Gigawatt.

  • Akselerasi dekarbonisasi di sektor industri secara masif.

  • Kewajiban penyediaan fasilitas Carbon Capture Storage (CCS) bagi industri minyak dan gas bumi.

  • Pemangkasan emisi gas metan sampah melalui infrastruktur Pembangkit Sampah untuk Energi Listrik (PSEL).

Guna mengawal pencapaian target tersebut, pemerintah berkomitmen memperketat sistem audit lingkungan, menambah alokasi auditor profesional, serta memperkuat penegakan hukum di lapangan.

Di akhir tatap muka, Jumhur memperkenalkan paradigma baru bertajuk “Development through Environmental Protection”—sebuah era di mana pembangunan ekonomi berjalan selaras dan bertumpu pada perlindungan lingkungan.

Pendekatan aksi iklim ini mengusung tiga pilar utama: mitigasi, adaptasi, dan kemakmuran (prosperity), guna memastikan masyarakat lokal serta masyarakat adat turut menikmati manfaat ekonomi langsung dari upaya konservasi.

Baca Juga: Mentri Zulhas Larang Toko Kelontong Berjarak 2 Kilometer dari Kopdes Merah Putih?

Exit mobile version