Hingga Rabu pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat 3.055 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1. Dari jumlah ini sebanyak 88 gempa dapat dirasakan masyarakat.
“Jumlah gempa susulan sampai dengan jam 5 sore hari ini, 19 Agustus 2026, adalah sejumlah 3.055 gempa susulan,” ucapnua.
BMKG terus memantau aktivitas kegempaan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.
Badan ini mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural dan dipastikan tidak aman. Langkah ini guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.
Masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, dan selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG. (adm)











