Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026), dengan pusat gempa berada di Kabupaten Nagakeo.
Pemerintah Provinsi NTT kemudian menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto sebelumnya mengingatkan potensi gempa susulan selama 2-3 minggu. Namun, berdasarkan pemantauan BMKG, kekuatannya cenderung lebih kecil dibandingkan gempa utama.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Selama 2-3 minggu ke depan menurut BMKG gempa susulan itu mungkin masih terjadi.
Tetapi gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama. Bahkan jika ada isu akan terjadi tsunami menurut BMKG itu tidak mungkin.
Ini menurut riset ilmu pengetahuan,” kata Suharyanto saat menemui penyintas di Desa Peozaka Ramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Rabu (19/8), dikutip dari keterangan tertulis.[dit]










