Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, Asap Masih Ngebul

“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Karena ini memang daerah gambut ya. Pembakaran tidak sempurna, sehingga asapnya lebih banyak ketimbang di tanah mineral,” ujarnya.

Menhut Raja Antoni juga menyebut penurunan hotspot tidak hanya terjadi karena operasi di darat, tetapi didukung kerja bersama berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, dan para relawan.

Disebutkan perkembangan hotspot secara nasional juga menunjukkan pergeseran. Jika beberapa hari atau minggu sebelumnya hotspot terbanyak berada di Kalimantan, namun berdasarkan data (23/8) malam, jumlah terbanyak justru tercatat di Sumatera. Sumatera Selatan mencapai 127 hotspot, Riau 54, dan Jambi 47.

“Data lapangan sangat dinamis secara nasional, karena memang ini sangat sulit diprediksi,” katanya.