Waktu pasti kedatangan armada serta kapan helikopter mulai digunakan dalam operasi pemadaman karhutla di Kalimantan juga belum disampaikan.
Pengumuman bantuan ini muncul setelah Indonesia, Jepang, dan Australia menggelar pertemuan trilateral tingkat menteri pertahanan pada 26 Agustus 2026.
Dalam pertemuan virtual perdana tersebut, Menteri Pertahanan Jepang Koizumi berdiskusi dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Ketiganya membahas kondisi keamanan Indo-Pasifik serta menyatakan komitmen memperkuat kerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional maupun global.
Namun, pengerahan helikopter ke Kalimantan secara khusus ditegaskan Jepang sebagai respons terhadap permintaan pemerintah Indonesia untuk membantu menangani karhutla.[dit]











