Fakta Nasional

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Oknum Minta Uang untuk Buka Suspend

FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar waspada terhadap dugaan penipuan yang mengatasnamakan pimpinan lembaga tersebut. Modus yang ditawarkan berupa bantuan untuk mengoper…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 31 August 2026 📖 2 menit
BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Oknum Minta Uang untuk Buka Suspend
Bos BGN Respons Putusan MK, Tegaskan Program MBG Siap Berjalan dengan Skema Anggaran Baru/(ANTARA)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar waspada terhadap dugaan penipuan yang mengatasnamakan pimpinan lembaga tersebut.

Modus yang ditawarkan berupa bantuan untuk mengoperasikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum berjalan atau membuka status suspend dengan meminta sejumlah uang.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan kewenangan kepada siapa pun untuk menawarkan jasa tersebut. Pernyataan itu disampaikan melalui akun Instagram resminya @sudaru_sudaryono pada Minggu (30/8/2026), sebagaimana dikutip dari Liputan6.com.

"Seluruh kawan-kawan, mitra, yang mengatasnamakan saya, mengatasnamakan Ibu Waka, atau mengatasnamakan Pak Waka, atau mengatasnamakan pimpinan siapa pun, yang kemudian memberikan iming-iming bahwa nanti akan dibantu dapur-dapur yang belum beroperasi untuk segera beroperasi dengan imbalan biaya, saya pastikan itu adalah bohong dan itu adalah tindak pidana penipuan," ujar Sudaryono.

Sudaryono meminta mitra SPPG tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan pembukaan dapur atau pencabutan suspend dengan imbalan tertentu.

Ia juga meminta setiap pihak yang menjadi korban atau menemukan praktik tersebut segera melapor kepada kepolisian.

"Manakala ada oknum-oknum yang kemudian menjajakan jasa meminta imbalan dalam rangka untuk membuka suspend atau membuka atau segera mengoperasikan dapur-dapur yang belum beroperasi, kemudian meminta imbalan uang mengatasnamakan saya atau pimpinan yang lain, maka kami pastikan berita itu tidak benar dan anda korban wajib dan kami harapkan melapor kepada pihak yang berwajib, yaitu pihak kepolisian sehingga tindak pidana penipuan ini bisa segera ditindaklanjuti," ucapnya.

Ia kembali menegaskan BGN tidak pernah mengutus pihak tertentu untuk membuka maupun memfasilitasi pengoperasian dapur SPPG yang terkena suspend.

Di sisi lain, pengawasan terhadap SPPG diperketat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan BGN telah memberhentikan 249 pengelola SPPG karena masalah disiplin.

Angka tersebut terdiri dari 183 pengelola yang diberhentikan sebelumnya dan tambahan 66 pengelola dalam satu bulan terakhir. Zulkifli menyampaikannya dalam rapat Perbaikan Tata Kelola Program MBG di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Rabu (26/8/2026).

"Kalau SPPG yang bertanggung jawab pengawas makanan tidak ada di tempat, itu bahaya sekali," ujar Zulkifli.

BGN juga mencatat 27.415 SPPG dalam pelaksanaan program MBG. Dari jumlah tersebut, terdapat 463 SPPG yang belum terdata dengan baik dan akan diperiksa langsung oleh pemerintah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK