“Ini sekali lagi maksudnya adalah bukan kita membatasi keinginan para pendaki untuk menaiki taman nasional kita, tapi karena risiko yang sangat tinggi, seperti yang terjadi terakhir di Bromo Tengger dan Semeru yang akhirnya mengakibatkan ada 170-an pendaki yang terjebak,” kata Menhut Raja Antoni.
Selain penutupan sementara, wisata pendakian di TN Gunung Rinjani, TN Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro), dan TN Gunung Halimun Salak diberlakukan secara terbatas dengan pengawasan ekstra ketat serta pembatasan pada zonasi aman.
Berikut wisata pendakian di 9 Taman Nasional yang ditutup sementara
1. pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru),
2. TN Kerinci Seblat,
3. TN Gunung Ciremai,
4. TN Tambora,
5. TN Manusela,
6. TN Bukit Baka Bukit Raya,
7. TN Gunung Gede Pangrango,
8. TN Gunung Leuser
9. TN Lorentz (jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba).
Sementara itu, wisata pendakian yang dibuka terbatas yakni:
1. TN Gunung Rinjani,
2. TN Gunung Merbabu
3. Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro)
4. TN Gunung Halimun Salak.











