Kalbar  

Orangutan Sampurna Pingsan Dikepung Asap Karhutla Kalimantan, BKSDA Ungkap Kondisinya

Orangutan Sampurna Pingsan Dikepung Asap Karhutla Kalimantan, BKSDA Ungkap Kondisinya/REUTERS

Saat proses penyelamatan berlangsung, asap masih terlihat cukup tebal. Sampurna kemudian dibius agar evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Dokter hewan YIARI memberikan oksigen dan infus kepada Sampurna karena mengalami gangguan pernapasan. Pemeriksaan awal tidak menemukan luka terbuka maupun luka bakar pada tubuhnya.

Dokter hewan YIARI, Komara, menjelaskan asap karhutla dapat membawa partikel dan zat berbahaya yang masuk ke saluran pernapasan orangutan.

“Asap karhutla mengandung berbagai partikel dan zat yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu fungsi paru-paru. Pada kondisi paparan yang berat, terutama ketika asap sangat pekat dan berlangsung selama beberapa hari, satwa dapat mengalami gangguan pernapasan dan kekurangan oksigen atau hipoksia,” jelas Komara.

“Kami masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sejauh mana dampaknya terhadap kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Setelah mendapat pertolongan awal, Sampurna dievakuasi ke Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI di Sungai Awan Kiri. Ia akan menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk untuk mengetahui kemungkinan gangguan pada paru-paru dan organ dalam.

Penyelamatan ini menjadi yang ketujuh dilakukan BKSDA Kalbar bersama YIARI akibat ancaman karhutla sepanjang Agustus 2026.[dit]