FAKTANASIONAL.NET – Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas merespons pimpinan Majelis Darul Nurul Hikam di Bekasi, Asep Setiawan atau Abah Setu, yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW hingga minta maaf usai diperiksa polisi.
Anwar Abbas memaafkan Abah Setu, tetapi minta proses hukum tetap berjalan.
BACA JUGA
Abah Setu Minta Maaf Soal Video Diduga Memuat Hinaan pada Nab
“Kalau ada orang merasa bersalah lalu minta maaf, ya dimaafkan. Tetapi yang bersangkutan juga melanggar hukum yang berlaku dalam negara RI, oleh karena itu pihak dari penegak hukum tentu harus bisa menegakkan hukum. Bagaimana cara dan prosedurnya tentu mereka sudah dan lebih tahu,” kata Anwar Abbas saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
Anwar Abbas menilai tindakan Abah Setu sudah keterlaluan. Menurutnya, yang bersangkutan juga merendahkan Nabi Muhammad.
“Ya kelewatan, bahasanya merendahkan Nabi Muhammad dan terkesan sangat congkak,” ucap dia.
Anwar Abbas lalu menyoroti pernyataan Abah Setu yang menyinggung nabi yang berasal dari Madinah. Dia menyebut pernyataan Abah Setu menyakiti ummat Muslim.
“Dia bilang ‘yang disebut Muhammad itu yang mana sih? Orang madinah itu’, kata-kata ini jelas sangat menyakitkan bagi orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya,” tutur dia.
BACA JUGA
