Calon penumpang dan pengguna jasa bandara diimbau tetap tenang serta mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi bandara maupun maskapai.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyebut laporan kebakaran pertama kali diterima petugas sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika petugas tiba, sejumlah bangunan pergudangan telah mengalami keruntuhan.
“Kondisi di sana pada saat itu pergudangan sudah ambruk, mungkin karena lambat melaporkan,” ujar Achmad Taufik saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu siang.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tangerang, gudang yang terdampak terdiri atas bangunan kosong dan gudang yang menyimpan stok kasur busa. Keberadaan material busa yang mudah terbakar menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
“Ini yang agak menghambat pemadaman karena busa, beda dengan bahan-bahan lainnya,” tuturnya.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, kebakaran menjadi perhatian petugas di lapangan, sementara operasional penerbangan Bandara Soekarno-Hatta dipastikan tetap berjalan normal.[dit]











