ALLPrint Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Industri Percetakan dan Grafika

Press conference AllPrint Indonesia 2026 yang diselenggarakan Krista Exhibitions, Selasa, 22 September 2026/Mut-Fkn.

Kehadiran teknologi tersebut menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan industri untuk meningkatkan efisiensi, memperluas kapasitas produksi, dan menyesuaikan produk dengan perubahan permintaan pasar.

Pameran juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memperoleh informasi langsung dari produsen dan penyedia teknologi, menyaksikan demonstrasi mesin dan produk, serta mengetahui penerapan solusi yang sesuai dengan kebutuhan produksi.

Perkuat Platform B2B

ALLPrint Indonesia 2026 juga memperkuat perannya sebagai platform business-to-business (B2B) yang mempertemukan produsen, distributor, pemasok, pengguna teknologi, dan pelaku usaha dari berbagai sektor.

Menurut Daud, pertemuan antarpelaku industri tersebut membuka peluang untuk memperluas jaringan sekaligus menjajaki kerja sama bisnis.

“Pertemuan tersebut membuka ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan, menemukan mitra dan pemasok baru, bertukar informasi mengenai perkembangan pasar, serta menjajaki peluang kerja sama bisnis,” ujarnya.

Bagi perusahaan yang sedang mengembangkan kapasitas produksi atau mempertimbangkan investasi teknologi, pameran juga dapat menjadi salah satu ruang untuk memperoleh referensi sebelum menentukan pilihan.

“Pengunjung dapat membandingkan berbagai pilihan mesin dan solusi, berdiskusi langsung dengan tenaga ahli maupun perwakilan perusahaan, serta mendapatkan gambaran mengenai teknologi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan produksi,” kata Daud.

Tak hanya menghadirkan area pameran, ALLPrint Indonesia 2026 juga dilengkapi sejumlah agenda edukasi dan forum industri yang membahas perkembangan teknologi serta isu yang relevan bagi pelaku usaha.

Salah satunya seminar “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing” yang membahas perkembangan teknologi sekaligus arah industri digital textile printing.

Agenda lainnya adalah seminar “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions” yang mengangkat perkembangan otomatisasi industri karton serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan proses produksi yang lebih efisien.

Selain itu, ALLPrint Indonesia 2026 menghadirkan Eduprint Talkshow yang membahas isu sertifikasi halal dan kemasan, serta Musyawarah Nasional XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).

“Beragam agenda tersebut menjadi bagian dari ruang pertukaran pengetahuan bagi pelaku industri, dengan pembahasan yang mencakup adopsi teknologi, efisiensi produksi, kepatuhan terhadap regulasi, serta perkembangan industri grafika,” ujar Daud.

Dengan mempertemukan teknologi, produsen, distributor, asosiasi, dan pengguna dalam satu ekosistem, ALLPrint Indonesia 2026 menjadi salah satu ruang bagi pelaku industri percetakan, grafika, advertising, signage, packaging, dan sektor terkait untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memperoleh referensi solusi produksi.

Pameran tersebut sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha untuk membangun koneksi dan menjajaki peluang bisnis baru di tengah perubahan kebutuhan industri.

Daud mengajak pelaku industri dan masyarakat yang berkepentingan dengan perkembangan teknologi percetakan untuk menghadiri ALLPrint Indonesia 2026.

“Registrasikan kunjungan Anda sekarang untuk mengeksplorasi teknologi, inovasi, dan peluang bisnis terbaru dalam industri percetakan. Registrasi melalui tautan berikut https://staging.kristaonline1.com/visitor/allprintindonesia,” pungkas Daud.[Mut]