Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara, ALLPack Indonesia 2026 Bidik 90 Ribu Pengunjung

CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim menjawab pertanyaan awak media terkait penyelenggaraan ALLPack Indonesia 2026/Fkn.

Untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, ALLPack Indonesia 2026 digelar bersamaan dengan ALLPlas, ALLProcess, ALL Beverage Technology, IPEX, dan FoodTech Indonesia. Pameran ini juga menghadirkan ALL Cold Chain, Indonesia Maritime & Logistics Expo, serta ALL Agri Expo.

Rangkaian pameran tersebut mencakup teknologi rantai pendingin, transportasi, pergudangan, logistik, pertanian, dan pengolahan hasil pertanian. Keterhubungan berbagai sektor ini diharapkan memperkuat rantai pasok sekaligus membuka peluang kemitraan antarpelaku usaha.

Lebih dari 55 Seminar dan Business Matching

Selain menampilkan inovasi produk dan teknologi, ALLPack Indonesia 2026 menyiapkan lebih dari 55 seminar dan talk show yang membahas tren teknologi, keberlanjutan, regulasi, serta tantangan industri farmasi, makanan dan minuman, plastik, dan pengolahan.

Sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain seminar IPF bertajuk Key Trends Shaping the Future of Packaging, diskusi Indonesian Plastics Recyclers (IPR) mengenai masa depan daur ulang plastik, serta forum INAPLAS yang membahas persoalan dan tren industri plastik.

Agenda lainnya mencakup forum industri biofarmasi bersama GP Farmasi Indonesia dan PMMC, diskusi GAPMMI mengenai kewajiban lingkungan dan daya saing industri, serta pembahasan APSKI terkait klaim, penandaan, dan iklan produk suplemen kesehatan.

Peluang kerja sama bisnis juga diperluas melalui program business matching yang mempertemukan peserta pameran dengan calon pembeli dan mitra strategis. Program ini mencakup penjajakan kerja sama industri farmasi Iran–Indonesia, pertemuan bisnis sektor makanan dan minuman bersama GAPMMI, serta kemitraan di bidang farmasi, suplemen kesehatan, plastik, dan daur ulang.

Sementara itu, program Export to China dan pertemuan bisnis Italia–Indonesia disiapkan untuk membuka akses pasar serta mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra internasional.

Dalam agenda investasi, IPF bersama Asian Packaging Federation (APF) dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM akan mengangkat tema Investment Opportunities and Incentives in Indonesia in the Packaging Industry. Forum tersebut membahas peluang investasi dan insentif di sektor pengemasan, sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi dari sejumlah negara, termasuk Italia, Jepang, dan China.

ALLPack Indonesia 2026 mendapat dukungan Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Dengan menggabungkan pameran teknologi, forum industri, dan pertemuan bisnis, ALLPack Indonesia 2026 diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar, membangun kemitraan strategis, dan memperkuat daya saing industri pengemasan serta pengolahan Indonesia.[Mut]