FAKTANASIONAL.NET – Jaringan rumah makan Pagi Sore memasuki babak baru pengembangan bisnis melalui rencana ekspansi ke sejumlah kota di Indonesia dan mancanegara hingga 2027.
Selain memperluas jaringan gerai, perusahaan juga memperkuat kolaborasi dengan investor, melanjutkan regenerasi kepemimpinan, dan membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Pagi Sore menjaga eksistensinya di industri kuliner sekaligus mempertahankan cita rasa khas Minangkabau yang telah menjadi identitas bisnis sejak pertama kali berdiri pada 1973.
Pagi Sore dirintis oleh Haji Lismar dan Sabirin di Palembang, Sumatra Selatan. Berawal dari usaha sederhana, jaringan rumah makan ini terus berkembang dan memperluas jangkauan hingga sejumlah kota besar di Indonesia.
Pengembangan bisnis kemudian dilanjutkan oleh H. Erwin selaku CEO Pagi Sore Hijau. Ekspansi ke Jakarta dimulai dari kawasan Kemang, kemudian berkembang ke kawasan Pemuda dan berbagai kota, seperti Surabaya, Semarang, Bali, Medan, Batam, serta Makassar.
“Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Pagi Sore dalam membangun bisnis kuliner dengan tetap menjaga kualitas produk, pelayanan, dan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri,” kata Erwin dalam konferensi pers di Pagi Sore Hijau Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Bidik Sejumlah Kota Baru hingga 2027
Dalam rencana pengembangan berikutnya, Pagi Sore menargetkan pembukaan cabang di sejumlah wilayah. Pada 2026, ekspansi direncanakan menyasar Malang, Yogyakarta, dan kawasan Bidakara, Jakarta.
Perusahaan juga merencanakan pengembangan gerai di Jalan Teluk Betung, kawasan Grand Indonesia, Jakarta, Manado, serta pembukaan cabang kedua di Batam. Sementara itu, pada 2027, ekspansi ditargetkan berlanjut ke Balikpapan, Bandar Lampung, dan Samarinda.
Rencana tersebut diharapkan memperluas jangkauan konsumen sekaligus memperkuat posisi Pagi Sore di tengah persaingan industri kuliner nasional. Namun, pertumbuhan jaringan akan tetap diiringi upaya menjaga konsistensi rasa, kualitas produk, dan pelayanan di setiap gerai.
Di sisi lain, Pagi Sore juga melanjutkan regenerasi bisnis dengan melibatkan generasi penerus keluarga, yakni Ivan, Devinna, dan Reyhan. Keterlibatan generasi berikutnya diharapkan mampu menjaga kesinambungan usaha sekaligus membawa perspektif baru dalam menghadapi perkembangan industri.
Erwin mengatakan, pertumbuhan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh penambahan gerai, tetapi juga kepercayaan pelanggan, dukungan investor dan mitra, serta konsistensi seluruh tim dalam mempertahankan standar pelayanan.
“Bertumbuh bukan hanya tentang membuka cabang baru, tetapi juga tentang menjaga konsistensi, memperkuat pelayanan, dan memastikan bahwa setiap langkah tetap berpegang pada nilai yang diwariskan oleh para pendiri,” ujarnya.
Helmy Yahya Bidik Ekspansi hingga Mancanegara







