.harianacehindonesiaFAKTANASIONAL.NET – Memasuki tahun kedua kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, tantangan di sektor ekonomi masih menjadi sorotan utama di tengah masyarakat. Hal tersebut terungkap dalam hasil survei terbaru yang dirilis oleh lembaga Parameter Politik Indonesia (PPI) secara daring pada Minggu (18/10/2026).
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyatakan bahwa isu yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dapur dan kesejahteraan harian menjadi keluhan paling krusial bagi para responden.
“Pertama itu adalah soal kemiskinan terutama adalah ekonomi, kemudian yang kedua adalah harga sembako yang dinilai makin mahal. Kemudian korupsi yang masih tinggi, lapangan pekerjaan yang masih sulit, dan kemudian bansos yang dianggap belum merata termasuk jalan infrastruktur yang masih banyak,” jelas Adi saat memaparkan hasil survei tersebut, Minggu (18/10/2026).
Melihat berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat di tingkat akar rumput ini, Adi mengingatkan pihak Istana agar menjadikannya sebagai kompas utama dalam merumuskan prioritas kebijakan. Menurutnya, tingginya ekspektasi publik wajib diimbangi dengan langkah nyata, transparan, serta penyelesaian yang menyentuh akar permasalahan.
“Ini tentu memasuki tahun kedua pemerintahan Pak Prabowo menjadi penting sebenarnya untuk membenahi sektor-sektor yang menurut publik ini adalah stressing dan masalah penting yang mesti dibenahi,” tambahnya.
Apresiasi Publik terhadap Program Pemerintah
Di sisi lain, di tengah berbagai kritik mengenai beban ekonomi, temuan Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa sejumlah program unggulan pemerintah tetap memperoleh apresiasi positif dari masyarakat luas.
Kebijakan bantuan sosial menduduki peringkat teratas sebagai program yang dinilai paling dirasakan manfaatnya. Menyusul di bawahnya, program Sekolah Rakyat serta program andalan makan bergizi gratis (MBG) turut mendominasi penilaian baik publik.
