Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Rentan

Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Rentan

Gin Gin menjelaskan, penerima diprioritaskan dari masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial lainnya. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah penerima masih terbatas, meskipun kebutuhan masyarakat yang memenuhi kriteria dinilai lebih besar.

“Mudah-Mudahan tahun depan bisa ada penambahan jumlah penerima, termasuk dari sisi kuantitas bantuan. Saat ini baru dua kali penyaluran, mudah-mudahan ke depan bisa lebih dari dua kali,” ujarnya.

Program Pangersa mendapat sambutan positif dari warga penerima. Dede Yani (40), warga Cigondewah Kaler, mengaku bersyukur karena bantuan tersebut meringankan pemenuhan kebutuhan pangan keluarganya.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Mudah-mudahan masih ada lagi dan programnya bisa berlanjut,” kata Dede.

Menurutnya, beras, ikan, telur, dan daging ayam yang diterima dapat memenuhi kebutuhan lauk-pauk keluarga selama beberapa hari. Jika digunakan secara bergantian, persediaan tersebut bahkan bisa mencukupi kebutuhan hingga sekitar satu minggu.

Hal serupa disampaikan A Sunarya (50), warga Kelurahan Cibuntu. Ia merasa senang menerima bantuan di tengah kebutuhan rumah tangga yang harus terus dipenuhi.

“Saya sangat gembira dalam situasi seperti ini ada bantuan Pangersa. Mudah-mudahan bantuan seperti ini terus ada dan lebih sering membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Pemkot Bandung berharap program Pangersa dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah gizi dan stunting.[dit]