Direktur Operasional Bank Kalsel, Iwan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan OJK ini penting untuk membekali generasi muda agar semakin paham keuangan. “Kami ingin membentuk agen literasi keuangan yang bisa menyampaikan edukasi ke masyarakat agar paham tentang produk keuangan dan terhindar dari kejahatan digital,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan OJK Kalsel, Andi Rahman. Ia menyoroti tantangan kejahatan digital yang semakin masif. Melalui Duta AKSEL 2026, generasi muda diharapkan mampu membantu menekan angka kerugian masyarakat akibat penipuan digital keuangan—terutama dengan mengedukasi pentingnya menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode One-Time Password (OTP).
Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari OJK Kalimantan Selatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Kalsel, Dedi Hidayat. Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi garda terdepan literasi finansial yang adaptif dan tepercaya bagi masyarakat Kalimantan Selatan. ( Ack )











