JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga emas dunia ditutup melemah 0,12% pada US$ 3.240,5 per ons Troy pada Jumat, 2 Mei 2025.
Analis komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pelemahan berlanjut, dengan kemungkinan menembus support krusial di US$ 3.175 dan bergerak menuju level US$ 3.100, terendah dalam tiga minggu terakhir.
Faktor utama pelemahan adalah penguatan dolar AS dan meredanya ketegangan perang dagang AS-China.
Saat konflik dagang memuncak, emas cenderung naik meski dolar kuat, namun kini pasar kembali ke fundamental ekonomi.
Indeks dolar AS diperkirakan menuju level 102 pekan ini, memicu arus keluar investor dari aset bernilai seperti emas.
Kekhawatiran akan suku bunga The Fed yang stabil tinggi turut menekan permintaan safe haven.
Kesepakatan bebas bea masuk terbatas untuk produk murah saja menurunkan risiko ekonomi global, sehingga mengurangi permintaan emas.










