FAKTANASIONAL.NET – Dinamika pasar keuangan domestik menunjukkan pergerakan yang kontradiktif pada pembukaan perdagangan Rabu, 15 April 2026.
Nilai tukar rupiah yang sempat menguat tipis di awal sesi, justru harus kembali takluk di bawah tekanan dolar AS.
Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil memukau dengan lonjakan yang cukup signifikan, menunjukkan kepercayaan investor yang masih tinggi terhadap fundamental emiten di tanah air.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.25 WIB, rupiah terkoreksi 0,08 persen ke posisi Rp17.141 per dolar AS. Padahal, pada pembukaan pagi, mata uang garuda sempat menguat tipis ke level Rp17.123.











